Bangun Kedekatan Emosional Anak dan Ibu, Bonding Time Jadi Sarana Penguatan Hubungan di Lingkungan Generasi Penerus LDII Ciamis
Ciamis (24/5/2026) – DPD (Dewan Pimpinan Daerah) Lembaga Dakwah Islam Indonesia Kabupaten Ciamis menggelar kegiatan Bonding Time bertajuk “Dekatkan Hati Hangatkan Kasih, Dengan Pelukan Surga” di Aula Baitul Munawarrah, Sindangrasa, Ciamis. Kegiatan tersebut diikuti oleh generasi penerus usia kelas 6 SD hingga SMP bersama para ibu, orang tua, dan wali sebagai upaya mempererat hubungan emosional antara anak dan keluarga.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan melalui berbagai sesi pembinaan, motivasi, serta ice breaking yang dirancang untuk membangun kedekatan antara anak dan orang tua. Para peserta juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah narasumber yang menyampaikan materi seputar pembentukan karakter dan pentingnya peran keluarga dalam tumbuh kembang anak.
K.H. Kholid selaku Dewan Penasehat DPD LDII Kabupaten Ciamis menyampaikan materi bertajuk “Doa Ibu, Kekuatan Hidup Seorang Anak”. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya peran doa dan perhatian orang tua dalam mendukung perkembangan anak agar memiliki akhlak dan karakter yang baik.
Sementara itu, Muhasani Muin dari SLB Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya menyampaikan materi “Birrul Walidaini, Kunci Sukses Dunia Akhirat” yang mengajak peserta untuk meningkatkan rasa hormat dan bakti kepada kedua orang tua sebagai bagian dari pembentukan pribadi yang berakhlak mulia.
Ketua pelaksana kegiatan, Titi Hartini, yang juga merupakan Kepala SMPN 4 Pamarican, turut memberikan materi bertajuk “Dekatkan Hati Hangatkan Kasih, dengan Pelukan Surga”. Ia menekankan pentingnya komunikasi dan kedekatan emosional antara anak dan orang tua dalam membangun hubungan keluarga yang harmonis.
Kegiatan berlangsung dengan antusias dan penuh interaksi positif antara peserta dan orang tua. Berbagai sesi refleksi bersama hingga makan bersama menjadi momentum untuk mempererat hubungan serta membangun komunikasi yang lebih terbuka dan penuh keakraban.
Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat tumbuh hubungan keluarga yang harmonis, meningkatkan rasa hormat kepada orang tua, serta membentuk generasi muda yang berkarakter baik, berakhlak mulia, dan mampu membangun komunikasi positif di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
Selain menjadi sarana pembinaan generasi penerus, kegiatan Bonding Time juga diharapkan dapat memperkuat nilai kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan dalam keluarga sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak di tengah perkembangan era modern.


