Generus Keren di Era Digital: LDII Ciamis Bekali Pra-Remaja dan Remaja Hadapi Tantangan Dunia Maya
Ciamis, 29 Mei 2025 – Sebanyak lebih dari 78 Generasi Penerus (Generus) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dari tiga wilayah Dewan Pimpinan Daerah (DPD), yakni Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran, mengikuti kegiatan Pembinaan Generus yang mengusung tema “Generus Keren di Era Digital.”
Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Serba Guna (GSG) Baitul Munawaroh, Jl. Sirnarasa No. 189, Ciamis. Acara tersebut menghadirkan pakar Bimbingan Konseling, Titi Hartini, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber utama.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menanamkan kesadaran pentingnya akhlakul karimah di tengah tantangan era digital, mengenali potensi risiko akhlak generasi muda dalam penggunaan internet dan media sosial, serta mendorong para generus agar menjadi pengguna teknologi yang bijak, santun, dan bertanggung jawab.
Dalam pemaparannya, Titi menyampaikan bahwa lebih dari 80% remaja di Indonesia aktif menggunakan media sosial setiap hari. Hal ini, menurutnya, dapat menjadi peluang sekaligus ancaman jika tidak disikapi dengan bijak.
“Era digital membawa tantangan yang dapat memengaruhi perilaku dan akhlak remaja, seperti cyberbullying, hoaks, kecanduan gawai, konten negatif, hingga budaya flexing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai luhur,” ujar Titi.
Ia menekankan bahwa generasi berakhlakul karimah harus memiliki karakter jujur, santun, amanah, sabar, bijak, dan bertanggung jawab. Karakter-karakter tersebut sejalan dengan pelaksanaan Program 29 Karakter Luhur yang digaungkan LDII dan perlu diterapkan secara nyata dalam kehidupan digital. Contohnya antara lain tidak menyebarkan hoaks, menggunakan bahasa yang baik saat berkomentar, menjaga privasi diri dan orang lain, menyebarkan konten bermanfaat, serta memverifikasi informasi sebelum membagikannya.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Faqih Prakoso, berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kualitas generus dalam menanamkan serta mengamalkan 29 karakter luhur, sehingga menjadi generasi yang mampu melanjutkan cita-cita bangsa menuju terwujudnya Indonesia Emas 2045.
“Dengan bekal akhlak dan karakter yang kuat, kami berharap generus LDII bisa menjadi Muslim yang keren dan inspiratif di era digital,” pungkas Faqih.



Alhamdulillah jazakumullohukhoiroo 🙏
Barokalpohu,keren
Semoga acara ini terus berlanjut dan berjenjang guna menumbuhkan generus yang berakhlak mulia…Aamiin